Bangkalan, jatim.diksiber.id – Satlantas Polres Bangkalan menggelar Operasi Patuh Semeru 2026 dengan berfokus pada sosialisasi, edukasi, sekaligus penindakan hukum berbasis elektronik (ETLE) bagi pelanggar lalu lintas, Rabu (28/10/26). Langkah ini diambil guna menekan angka kecelakaan, menurunkan tingkat pelanggaran, serta mendongkrak kesadaran masyarakat dalam keselamatan berkendara di jalan raya.
Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Febry Hermawan mengatakan bahwa dalam razia kali ini, petugas di lapangan langsung menindak tegas para pengendara yang kedapatan melanggar aturan secara kasatmata.
“Kami melakukan sosialisasi dan imbauan kepada para pengendara, sekaligus penindakan tilang elektronik bagi pengendara yang melakukan pelanggaran, seperti melawan arus dan tidak menggunakan helm,” ujar AKP Febry.

Uniknya, operasi ini tidak hanya memberikan sanksi bagi yang melanggar, tetapi juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang patuh hukum. Petugas membagikan brosur imbauan keselamatan dan cokelat manis kepada pengendara yang berkendara secara lengkap, memakai helm standar, dan menaati rambu-rambu lalu lintas.
“Hari ini kami menindak lebih dari 10 pelanggar yang didominasi oleh tindakan melawan arus, tidak memakai helm, hingga fisik kendaraan yang tidak lengkap seperti tanpa spion dan plat nomor,” kata AKP Febry.
Ia menegaskan, bahwa razia serupa akan terus digencarkan setiap hari selama masa Operasi Patuh Semeru berlangsung, yakni mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Menanggapi maraknya penggunaan sepeda listrik di jalan raya oleh kalangan pelajar, Satlantas Polres Bangkalan sejauh ini masih menerapkan langkah persuasif berupa teguran simpatik.
“Kedepan kami tidak segan untuk mengamankan kendaraan tersebut dan memanggil orang tua siswa yang bersangkutan demi memberikan edukasi keselamatan yang lebih melekat,” ucapnya.
Selain itu, ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas dari dalam diri sendiri tanpa harus kucing-kucingan dengan petugas.
“Jangan takut karena ada operasi patuh sehingga curi-curi kesempatan atau berhenti saat melihat polisi. Tolong selalu patuhi aturan yang ada, gunakan helm, dan berkendara secara baik,” pungkasnya.