Blitar – Sebuah video yang viral di media sosial baru-baru ini memperlihatkan ketegangan antara warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, dengan seorang petugas yang diduga berasal dari Pos Pengamanan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Video yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook Suneo Speed pada (11/11), ini menunjukkan sejumlah warga yang marah kepada petugas tersebut, karena dianggap tidak responsif terhadap tuntutan perbaikan jalan yang rusak parah di wilayah mereka.
Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat jelas warga yang frustrasi lantaran spanduk protes bertuliskan “Pajak Lancar, Jalan Ambyar” yang dipasang untuk menuntut perbaikan jalan, dicopot oleh petugas yang diduga dari Pos Pengamanan MBLB. Aksi ini semakin memicu kemarahan warga yang merasa suaranya tidak didengar.
Pada video tersebut, petugas yang terlibat dalam insiden ini memberikan penjelasan singkat bahwa dirinya hanya menjalankan perintah dari atasannya, mengatakan, “Saya hanya disuruh orang kantor.” Pernyataan ini justru memperburuk situasi, karena warga menilai penjelasan tersebut tidak memberikan solusi konkret terhadap masalah jalan yang sudah berlangsung lama.
Ketegangan semakin meningkat, dengan warga menyatakan kekecewaannya melalui video yang tersebar luas di media sosial. Mereka menganggap pihak yang bertanggung jawab tidak cukup serius menangani keluhan terkait kerusakan jalan yang mengganggu aktivitas mereka sehari-hari.
