Blitar – Bhabinkamtibmas Desa Sanankulon, Aipda Boy Elang, menyambangi Kelompok Tani Ngudi Mulyo, Dusun Kuntulan, Kabupaten Blitar dalam kegiatan rutin sambang warga, Sabtu (19/9/2026).

Aipda Boy Elang mendatangi langsung areal persawahan warga. Ia melihat Gayon, seorang petani, tengah mengarahkan aliran irigasi ke sawah garapannya. Mesin pompa air menyemburkan air sumur bor. Keringat bercucuran, namun semangat Gayon tak padam.

Aipda Boy Elang memanfaatkan waktu istirahat Gayon untuk berbincang santai. Sebagai Bhabinkamtibmas, ia mendengar langsung keluhan dan harapan warga binaannya.

Kemarau tahun ini menurunkan debit air drastis. Jadwal pembagian air di persawahan Desa Sanankulon harus dijaga dan dipatuhi bersama. Petani menyiasati kondisi ini dengan mengandalkan air sumur bor.

Namun, biaya operasional membengkak. Petani membeli solar diesel untuk mengoperasikan mesin pompa.

Aipda Boy Elang menampung harapan petani. Mereka membutuhkan aliran listrik yang masuk ke tengah sawah. Jika sumur bor memakai pompa listrik, biaya operasional hemat hingga 80 persen.

“Kami para petani mengharapkan uluran tangan pemerintah untuk membantu akses tiang listrik ke areal persawahan. Perkiraan butuh 15 tiang sudah bisa mengcover 60 persen dari total lahan sawah Dusun Kuntulan,” ujar Gayon.

Aipda Boy Elang menyatakan akan meneruskan aspirasi tersebut. Kegiatan sambang berjalan lancar. Petani berharap pemerintah mendengar suara mereka.