Kediri – Jambore Nasional (Jamnas) #2 Mbahman Gowes Sejagad (MGS) 2026 di Kota Kediri, Jawa Timur, diikuti sekitar 1.425 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang mengusung tema “MAPAN” tersebut berlangsung selama dua hari, 22–23 Agustus 2026.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan peserta gowes dari Balai Kota Kediri menuju Pondok Pesantren Wali Barokah, Minggu (23/8/2026). Peserta terbagi dalam dua rute, yakni adventure sekitar 35 kilometer dan fun bike sekitar 20 kilometer, yang melintasi sejumlah destinasi wisata di Kota dan Kabupaten Kediri.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan MGS tidak sekedar menjadi ajang bersepeda, tetapi juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi, kebersamaan, dan gotong royong.
“Melalui olahraga, kita wujudkan gaya hidup sehat agar menjadi SDM yang produktif dan bermanfaat,” tutur Vinanda.
Menurut Vinanda, slogan MAPAN merupakan visi pembangunan Kota Kediri yang berarti Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni. Ia juga mengajak peserta menikmati suasana Kota Kediri, mencicipi kuliner khas, serta membawa oleh-oleh sebelum kembali ke daerah masing-masing.
Sementara itu, Ketua MGS M. Nur Wicaksono mengatakan Jamnas dirancang tidak hanya sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga untuk menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Jamnas ini kami desain agar tidak mencemari lingkungan. Kami ingin membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antargoweser dari berbagai daerah,” kata Nur.
Semangat ramah lingkungan juga diwujudkan peserta MGS Jabodetabek yang menempuh perjalanan sekitar 700 kilometer dari Bekasi menuju Kediri. Mereka membawa tumbler untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta menggunakan sepeda sebagai moda transportasi ramah lingkungan.
Selain gowes, rangkaian Jamnas diisi kegiatan silaturahmi, bazar UMKM, dan wisata. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Nur berharap Jamnas #2 MGS semakin memperkuat persaudaraan antargoweser serta mendorong masyarakat menjadikan bersepeda sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. (Juli)