Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar secara resmi mengukuhkan pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tani Mandiri periode 2026–2031. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Selasa (12/5/2026).
Kepengurusan baru ini menunjuk Muh Fadlil Ali Maskuri, S.T. sebagai Ketua Gapoktan Karya Tani Mandiri. Andri Mizan Asrori, S.Sos. mendampingi sebagai Wakil Ketua. Sementara posisi Sekretaris jatuh kepada Agus Sugiarto, S.E. , dan Jemono, S.Pd.I. dipercaya sebagai Wakil Sekretaris.
Bupati Blitar, Rijanto, berharap kepengurusan baru mampu membawa Gapoktan Karya Tani Mandiri semakin solid, profesional, dan inovatif. Menurutnya, peran Gapoktan sangat krusial dalam mendukung swasembada pangan di Kabupaten Blitar.
“Gapoktan menjadi penggerak kemajuan pertanian, penguat ekonomi petani, sekaligus penjaga ketahanan pangan, baik daerah maupun nasional,” tegas Bupati saat memberikan sambutan.
Bupati Rijanto memaparkan, Kabupaten Blitar memiliki potensi pertanian luar biasa. Data tahun 2025 mencatat luas tanam padi mencapai 45.760 hektar dengan luas panen 40.437 hektar. Produksi gabah kering giling tercatat 223.269 ton, setara dengan 142.937 ton beras. Namun, para petani masih menghadapi tantatan berat, seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, kenaikan harga sarana produksi, hingga minimnya regenerasi petani.
Oleh karena itu, Bupati mendorong petani menggunakan pupuk organik dan menerapkan pertanian ramah lingkungan. Ia juga meminta Gapoktan memanfaatkan teknologi pertanian modern agar hasil panen lebih efektif dan menguntungkan.
“Kita yakinkan generasi muda bahwa sektor pertanian punya masa depan cerah jika dikelola dengan ilmu pengetahuan dan teknologi,” imbuh Rijanto.
