Blitar – Sebanyak 83 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang direkrut pada tahun 2024 secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan setelah sempat tertunda. Mayoritas dari mereka adalah tenaga pendidik atau guru, yang akan ditempatkan di berbagai sekolah di wilayah Blitar, Jumat (31/10).
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menjelaskan bahwa penyerahan SK ini merupakan bagian dari tahap kedua perekrutan PPPK tahun 2024. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor pemerintahan. Dari total 83 pegawai yang dilantik, 75 orang adalah tenaga pendidik yang akan bertugas di berbagai jenjang pendidikan. Sementara itu, 8 orang lainnya adalah tenaga teknis yang akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintahan.
Syauqul mengakui bahwa penyerahan SK PPPK tahap 2 ini sempat tertunda dari jadwal yang ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) pada awal tahun 2025. Pemotongan DAU ini berdampak signifikan pada alokasi anggaran untuk gaji PPPK, sehingga diperlukan penyesuaian anggaran yang cermat.
Lebih lanjut, Wali Kota Blitar mengumumkan bahwa tahap ketiga pelantikan PPPK akan segera dilaksanakan. Terdapat 103 calon PPPK yang telah lolos seleksi dan sedang menunggu penyelesaian proses administrasi akhir. Mereka akan segera menerima SK pengangkatan, yang diharapkan dapat memperkuat sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.