Blitar – Pemkab Blitar mengucurkan anggaran sebesar Rp5 miliar dari APBD 2025 untuk mendukung keberlangsungan studi 1.706 mahasiswa asal daerah setempat. Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu tersebut disalurkan langsung ke rekening penerima melalui BPR Panataran dalam acara di Pendopo Sasana Adhi Praja, Rabu (16/12/2025).
Program ini menegaskan komitmen konkret pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya dari kalangan generasi muda, sebagai investasi masa depan kabupaten.
Bupati Blitar, Rijanto, menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar program simbolis. “Ini adalah bentuk nyata perhatian dan komitmen kami untuk mendongkrak kualitas SDM Blitar, khususnya para pemuda. Program ini merupakan turunan langsung dari visi Berdaya dan Berjaya yang kami usung, khususnya pada pilar pertama pembangunan, yaitu peningkatan SDM,” tegas Rijanto saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Data dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Blitar merinci komposisi penerima. Dari total 1.706 mahasiswa, sebanyak 1.548 orang merupakan mahasiswa berprestasi yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp3 juta. Sementara itu, 158 mahasiswa dari kategori kurang mampu mendapatkan bantuan sebesar Rp2,5 juta per orang.
Kepala Bagian Kesra, Wiji Asrori, menjelaskan mekanisme penyaluran. “Alokasi total Rp5 miliar ini kami sesuaikan dengan jumlah penerima. Penyaluran kami lakukan secara non-tunai ke rekening masing-masing mahasiswa untuk menjamin transparansi dan ketepatan sasaran,” jelas Wiji Asrori.
Melalui investasi pendidikan ini, Pemkab Blitar menaruh harapan besar. Pemerintah mendorong agar seluruh penerima dapat menyelesaikan studi tepat waktu, terus meningkatkan prestasi akademik, dan akhirnya tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing tinggi. Kontribusi mereka kelak diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan Blitar ke depan.
