Blitar – Aipda Boy Elang, Bhabinkamtibmas Desa Sanankulon, menunjukkan peran aktif dalam mendukung pengabdian mahasiswa. Ia menyerahkan dua buku referensi kepada perwakilan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Blitar periode 18 Juli – 20 Agustus 2026.

Acara penyambutan KKN berlangsung khidmat di balai desa dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kebudayaan, Keagamaan, dan Kewirausahaan Sebagai Pilar Pembangunan.” Puluhan mahasiswa hadir memenuhi balai desa, siap mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program yang menyentuh aspek sosial, spiritual, dan ekonomi warga.

Di tengah rangkaian acara tersebut, Aipda Boy Elang mengambil inisiatif nyata. Ia menyerahkan buku “Kamus AI Chat GPT” dan “Getting to Yes” – panduan klasik strategi negosiasi dan pemasaran – sebagai bekal taktis bagi mahasiswa di lapangan.

Menurut Bhabinkamtibmas Boy Elang, kedua buku itu bukan sekadar hadiah seremonial. Penguasaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan kemampuan bernegosiasi menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan masyarakat di era digital.

“Kami berharap buku tersebut dapat menambah literasi mahasiswa sebagai agen perubahan. Mahasiswa perlu memiliki awareness terhadap teknologi AI dan dunia ekonomi bidang marketing, serta peka terhadap kebutuhan nasional. Dengan begitu, Indonesia mampu menjadi bangsa yang maju dan disegani internasional,” tegas Anggota Polsek Sanankulon Boy Elang, Senin (20/7/2026).

Perangkat desa dan tokoh masyarakat menyambut hangat kegiatan KKN tahun ini. Mereka optimis, sinergi antara mahasiswa, aparat keamanan seperti Bhabinkamtibmas Boy Elang, dan pemerintah desa akan melahirkan inovasi berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, para peserta siap menggerakkan program yang memadukan budaya lokal, dakwah keagamaan, dan pelatihan wirausaha upaya nyata membangun Desa Sanankulon dari akar rumput.