Kediri – Program Pemerintah dan instruksi darı bapak presiden Indonesia ( Prabowo Subianto)bahwa kegiatan ini adalah arahan dari pemerintah pusat di mana dilaksanakan serentak di 8 provinsi, yang ada di Indonesia jadi bukan hanya di Kediri saja tapi 8 provinsi, prioritas salah satunya Jawa Timur (9/11).
Kegiatan ini adalah edukasi dan pemeriksaan Gratis ke masyarakat terkait TB, yang mana kita tahu TB ini adalah salah satu program prioritas kementerian Kesehatan termasuk instruksi dari bapak presiden RI karena dalam kepemimpinan beliau sampai akhir tahun 2029 harapannya TB bisa turun sampai 50% kasusnya, jadi betul-betul jadi perhatian sehingga kita yang ada di pemerintah daerah harus melaksanakan itu.
Dr.Bambang Kabid P2 mengatakan: ” Karena menjadi Prioritas Kedepannya untuk wilayah Kabupaten Kediri dari target penemuan kasus TB ini baru sekitar di atas 60% masih jauh targetnya, dalam menanggulangi kasus tersebut, karena masih ada dua bulan ke depan maka kami terus melaksanakan kegiatan serupa, “pemeriksaan TB gratis”
Kita berharap gerakan ini adalah gerakan tidak hanya bertumpu pada masyarakat yang datang ke Puskesmas untuk memeriksakan dirinya kemudian ketemu kasus TB, akan tetapi ini adalah bentuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Menyapa dengan memberikan pemeriksaan TB Gratis seperti sekarang ini pada saat CFD pare, di karenakan sebagian masyarakat kurang dan baru menyadari terkena TB setelah pemeriksaan, maka memberi pelayanan juga edukasi ke masyarakat agar lebih bisa mengetahui dan dapat mencegah.
Pencegahannya dari sekarang harus terus kita tingkatkan artinya selama ini TB memang identik dengan batuk, karena masyarakat tidak merasa kalau TB, jadi hanya periksa batuk ke dokter Puskesmas yang sebenarnya itu bisa saja TB dan begitu seterusnya.
Maka kita pahamkan ke masyarakat bahwa TB itu bisa sembuh, dan TB itu yang jelas menular, dan apabila mendapat temuan kasus TB kita harus lakukan investigasi lebih mendalam.
Kita adakan tracing di keluarga, tempat kerja, guna menemukan dan mencegah untuk kita kemudian lakukan tatalaksana sesuai dengan standar.
Harapannya” semoga akan turun untuk wilayah Kediri atas kasus TBC dengan kedekatan dan pemeriksaan Gratis pada acara hari ini di CFD Pare, Jadi menurut kami insiden kasusnya di Kediri dengan jumlah penduduk 1. 600/1.700. kurang lebih itu ada sekitar 3.8% proyeksinya insiden rate-nya sampai hari ini kita buat sekitar di angka 2000, sekitar 60% lebih artinya masih panjang dan masih ada sekitar 35% yang belum ketemu.
Upaya kita salah satunya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap TBC dan Dinas Kesehatan sendiri lebih meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan di setiap wilayah Puskesmas kemudian juga kita menggandeng seluruh faskes yang ada bukan hanya Puskesmas yang terlibat tapi juga ada dokter praktek mandiri klinik itu juga kerjasama untuk menemukan kasus TBC tersebut.