BLITAR – Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Blitar pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kejadian yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu mengakibatkan puluhan pohon tumbang di berbagai titik, merusak sejumlah properti warga, dan sempat memutus akses jalan nasional.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mencatat sebanyak tujuh kecamatan terdampak bencana angin kencang ini. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Selorejo, Garum, Sutojayan, Kanigoro, Gandusari, Nglegok, dan Ponggok.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menjelaskan bahwa kecepatan angin yang sangat tinggi menjadi penyebab utama. “Dampaknya langsung terlihat pada tumbangnya pohon-pohon besar, yang kemudian berimbas pada infrastruktur jalan dan bangunan warga. Alhamdulillah, tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Wahyudi.
Wahyudi memastikan bahwa penanganan darurat telah dilakukan secara menyeluruh di semua titik kejadian. Tim gabungan segera melakukan asesmen dan pembersihan material pohon yang menghalangi jalan dan merusak bangunan.
