Blitar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar turut serta dalam momentum bersejarah pembangunan pertanian nasional. Pada Rabu (7/1/2026), jajaran pimpinan daerah menghadiri acara Zoom Meeting Tasyakuran Swasembada Pangan Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pertemuan virtual yang penuh khidmat itu berlangsung di Pendopo Sasana Adhi Praja, kompleks kantor Pemkab Blitar.
Acara tersebut dihadiri oleh pucuk pimpinan daerah, yakni Bupati Blitar, H. Rijanto, dan Wakil Bupati Blitar, H. Beky Herdihansah. Mereka didampingi oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah terkait, menandakan keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Rijanto menyampaikan sejumlah data kinerja gemilang yang patut dibanggakan. Produksi beras nasional tahun ini mencatatkan lompatan signifikan, mencapai angka 34,77 juta ton. Angka ini merepresentasikan kenaikan produksi sebesar 13,54 persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2024. Pencapaian ini tidak hanya sebuah kemajuan, melainkan telah menembus rekor sebagai produksi beras tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Tidak hanya produksi, stok pengaman pangan pemerintah juga berada dalam kondisi sangat kuat. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini telah mencapai level 4,2 juta ton, yang juga merupakan rekor tertinggi yang pernah dicapai. Kombinasi dua capaian ini menjadi fondasi kokoh bagi ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Di tengah sorotan prestasi nasional, Bupati Rijanto juga menyampaikan visi dan harapan strategis untuk sektor pertanian di wilayahnya. Beliau menegaskan bahwa pencapaian nasional ini harus menjadi pemantik dan inspirasi bagi Kabupaten Blitar, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur.
“Prestasi nasional ini memberikan energi positif bagi kita semua di daerah. Ke depan, kita akan terus mendorong transformasi sektor pertanian Blitar menuju sistem yang lebih berkelanjutan, berdaya saing tinggi, dan ramah lingkungan. Pertanian Blitar harus menjadi penopang utama yang andal dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tegas Bupati Rijanto dengan penuh keyakinan.