Pasuruan – Satreskrim Polres Pasuruan Kota memastikan mayat perempuan bertato yang ditemukan di samping tower seluler, area persawahan barat SDN Sambirejo I, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, merupakan korban pembunuhan. Hasil autopsi mengungkap sejumlah tanda kekerasan di tubuh korban.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga memaparkan temuan medis yang menjadi bukti kuat adanya tindak kekerasan.

“Ada resapan darah pada kulit kepala. Ada retak pada tulang dahi kanan kurang lebih 5 sentimeter,” ujarnya saat rilis di mapolres, Selasa (24/3/2026).

Dhecky menambahkan, autopsi juga menemukan pendarahan pada otak, patah tulang rusuk sisi depan kiri, serta sumbatan pada pembuluh darah koroner sebesar 50–60 persen.

“Kesimpulan sebab kematian akibat kekerasan tumpul pada kepala sehingga menyebabkan pendarahan hingga mati lemas,” terang Dhecky.

Hingga saat ini, polisi belum dapat mengungkap identitas korban. Jasad diduga telah meninggal tiga hingga delapan hari sebelum ditemukan.

“Kami imbau warga yang kehilangan anggota keluarga segera melapor,” pungkasnya.