Jombang – Kasus pembacokan terhadap seorang lansia di Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Jombang, akhirnya menemukan titik terang. Polisi mengungkap pelaku berinisial M Tomi Irfan (20), seorang anak jalanan asal Kediri, diduga dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi brutal tersebut.

Hingga Sabtu (14/3/2026) sore, penyidik Polres Jombang belum dapat memeriksa pelaku secara intensif. Penyebabnya, Tomi masih berada di bawah pengaruh alkohol atau pil koplo. Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menyatakan, kondisi pelaku belum sepenuhnya sadar sehingga proses pemeriksaan belum berjalan optimal.

Peristiwa nahas ini terjadi pada pukul 09.00 WIB saat korban, Mucksin (70), sedang mencari rumput di lahan kosong. Tanpa basa-basi, pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan terjadi perebutan sabit. Senjata tersebut kemudian jatuh ke tangan Tomi, yang langsung menggunakannya untuk menyerang korban berkali-kali. Akibatnya, korban mengalami luka bacok di kepala dan tangan.

Teriakan korban menarik perhatian warga sekitar yang segera datang ke lokasi. Warga berhasil menghentikan aksi pelaku yang sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum polisi tiba dan mengamankannya.

Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Sementara itu, pelaku juga mendapat perawatan medis di Puskesmas Perak akibat luka-luka yang dideritanya setelah diamuk warga.