Kediri – Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, menganugerahkan penghargaan nasional kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri atas pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Capaian ini menjadi bukti komitmen dan inovasi Pemkab dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam acara UHC Awards 2026 di Jakarta, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, menyampaikan bahwa wilayahnya berhasil mencatat cakupan kesehatan melampaui 98 persen di akhir tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan capaian UHC tahun 2021 yang berada pada level 70 persen.

“Keberhasilan ini merupakan wujud nyata arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, untuk menjadikan sektor kesehatan sebagai program prioritas,” jelas Khotib. Pemerintah Kabupaten menerapkan kebijakan yang mencakup penyediaan kemudahan layanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit.

Khotib menambahkan, dari cakupan UHC yang luas tersebut, masyarakat menunjukkan tingkat keaktifan sebesar 80,12 persen dalam memanfaatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan angka ini, sekaligus mengoptimalkan kualitas pelayanan.

“Kami mendorong masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN untuk segera mendaftar guna mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan yang optimal. Kepesertaan yang aktif sangat penting dalam mendukung sistem kesehatan yang berkelanjutan,” pesannya. (Juli)