Bangkalan – Camat Galis, Fahrozy Choiril Zamzam, akhirnya angkat bicara terkait polemik pelayanan administrasi kependudukan yang dikeluhkan warga dan sempat menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, sebagaimana diberitakan Madura Viva, seorang warga bernama Ahmad Romli Ibnu Rofiih mengaku kecewa karena Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diurusnya sejak 29 Mei 2026 belum juga diterbitkan. Padahal, menurutnya, seluruh persyaratan telah diserahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Rozy tersebut tidak menampik adanya keteledoran dari petugas pelayanan di Kecamatan Galis.
Ia menjelaskan, persoalan bermula dari kesalahpahaman informasi atau kelalaian petugas yang tidak menyampaikan secara utuh kepada warga bahwa Kecamatan Galis belum melayani pencetakan KTP karena keterbatasan sarana.
Menurut Rozy, pelayanan di Kecamatan Galis saat ini hanya meliputi perekaman data KTP elektronik. Adapun pencetakan KTP masih dilakukan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Plaza Bangkalan melalui Dispendukcapil, lantaran pengadaan alat cetak KTP membutuhkan biaya yang cukup besar.
“Memang staf kami belum menjelaskan secara utuh bahwa pencetakan KTP masih dilakukan di Dispendukcapil. Biasanya proses selesai sekitar 7 sampai 10 hari sebelum kemudian dikirim ke kecamatan,” ujar Rozy, Selasa (09/06/26).
Ia menambahkan, KTP milik warga yang mengeluhkan pelayanan tersebut sebenarnya telah selesai diproses. Bahkan, pada siang hari setelah keluhan itu mencuat, dokumen KTP yang dikirim dari Dispendukcapil sudah diterima oleh pihak kecamatan.
Mantan Camat Labang itu menegaskan, peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Kecamatan Galis agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan transparan.
Menurut dia, ketidakjelasan informasi berpotensi memunculkan persepsi negatif yang pada akhirnya dapat mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.
“Terutama dalam hal komunikasi akan menjadi catatan penting agar ke depan tidak terulang hal serupa, sehingga seluruh pelayanan di Kecamatan Galis dapat berjalan optimal serta memperoleh kepercayaan dan kepuasan masyarakat,” pungkasnya.
