Blitar – Menyambut acara Istighosah Kubro dalam rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Supriyadi, Polres Blitar Kota melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menyusun skema rekayasa lalu lintas yang komprehensif. Rencana ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan memastikan kelancaran serta keamanan seluruh jamaah dan warga.
Acara yang diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kecamatan dan kabupaten sekitar ini memerlukan penataan lalu lintas yang ketat. Skema yang dibuat membagi arus masuk kendaraan berdasarkan zona asal jamaah ke dalam 10 titik pintu yang terorganisir di sekitar Stadion Supriyadi.
Untuk menghindari penumpukan di satu titik, panitia bersama Satlantas menetapkan sistem drop zone dan pintu masuk terpadu. Jamaah dari wilayah seperti Kota Blitar, LDA Nawi, dan Ponggok diarahkan ke Pintu Utama Barat. Sementara, jamaah dari daerah seperti Ngelegok, Srengat, Bakling, hingga Doko memiliki pintu masuk tersendiri (Pintu A hingga D).
Kendaraan pribadi diharapkan parkir di kantong parkir yang disediakan (Pintu H), lalu jamaah berjalan kaki menuju stadion melalui Pintu Tribun. Rute terpadu Pintu J juga disiapkan, mencakup jalur dari Jalan Kartini-Anjasmoro-Ir. Soekarno-Moh. Hatta menuju lokasi pendukung seperti Waterpark Sumber Udel.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, dalam keterangan menghimbau kooperasi dari seluruh masyarakat. “Kesiapan kami harus diimbangi dengan kedisiplinan pengguna jalan. Kami imbau para jamaah untuk mematuhi seluruh rambu sementara dan arahan petugas di lapangan. Utamakan keselamatan, datang lebih awal, dan pertimbangkan untuk melakukan car pooling atau menggunakan kendaraan umum guna mengurangi kepadatan,” ujar Samsul, Jumat (23/1/2026).
Samsul juga mengingatkan kepada pengendara yang tidak berkepentingan ke lokasi acara untuk menghindari zona sekitar Stadion Supriyadi dan beralih menggunakan rute lingkar alternatif yang telah disiapkan, yaitu melalui Jalan Dr. Wahidin, Bromo, Kelud, dan Raung.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat meminimalisir dampak kemacetan di pusat kota selama acara berlangsung. Dengan penataan yang jelas dan kerja sama semua pihak, perayaan Harlah NU ke-100 diharapkan dapat berjalan dengan khidmat, lancar, dan tertib, mencerminkan semangat ukhuwah dan ketertiban.
