Bangkalan – Komitmen Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan dalam meningkatkan pelayanan air bersih terus diperkuat. Tidak hanya fokus pada pembenahan internal, PUDAM juga melakukan berbagai inovasi strategis, salah satunya melalui perluasan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat.
Sebagai langkah nyata, pada Kamis (22/01/2026), PUDAM Bangkalan mengikuti program pembinaan yang bertujuan mendorong perusahaan agar tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga mampu meningkatkan jangkauan pelayanan secara berkelanjutan.
Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, diawali dengan penyusunan strategi penguatan tata kelola perusahaan yang lebih profesional dan terarah.
Direktur PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan, H. Sjobirin Hasan, menyampaikan bahwa program pembinaan ini dilaksanakan oleh Kuasa Pemegang Modal (KPM), yakni Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan bersama jajaran pejabat Pemkab.
“Program ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki tata kelola perusahaan sekaligus memperkuat peran PUDAM dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Sjobirin.
Ia menegaskan, PUDAM berkomitmen memperluas akses layanan air bersih, khususnya bagi wilayah yang selama ini belum terjangkau.
“Masyarakat yang belum terlayani akan kami perluas jangkauannya. Harapannya, kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dengan lebih mudah serta mampu mengurangi dampak kekeringan saat musim kemarau,” tambahnya.
Sebagai langkah awal di tahun 2026, PUDAM Bangkalan juga melakukan uji geolistrik di 50 titik yang tersebar di Kecamatan Bangkalan, Burneh, Galis, Blega, Konang, Modung, Sepulu, Tanjung Bumi, dan Geger. Uji ini dilakukan untuk mendeteksi potensi sungai bawah tanah yang dapat dieksplorasi dan dikelola sebagai sumber air bersih baru.
“Kami mohon doa agar seluruh proses ini dimudahkan oleh Allah SWT, sehingga pelayanan PUDAM benar-benar memberikan kepuasan bagi seluruh masyarakat Bangkalan,” imbuh Sjobirin.
Tak hanya itu, PUDAM Bangkalan juga mendapat dukungan hibah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berlokasi di Tangkel. Fasilitas modern tersebut memiliki kapasitas hingga 100 liter per detik dan airnya sudah layak untuk langsung dikonsumsi.
“Nilai hibahnya lebih dari Rp 50 miliar. Sistemnya sudah tersedia dan siap digunakan, ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk mempercepat pemerataan layanan air bersih di Bangkalan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan bahwa program pembinaan dan evaluasi ini akan dilakukan secara rutin sebagai bentuk pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan instansi terkait.
“Harapannya, program ini mampu menyinkronkan visi dan misi prioritas daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Bangkalan,” pungkasnya.
