Trenggalek – Ledakan gas bocor di sebuah rumah di Trenggalek mengirim tiga warga ke rumah sakit dengan luka bakar serius. Insiden terjadi pada Sabtu pagi pukul 05.10 WIB di rumah milik Marini, Jalan MT Haryono Nomor 1, RT 14, RW 05, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek.
Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Eko Widiantoro menjelaskan, saat kejadian Marini bersama dua anggota keluarganya sedang beraktivitas di dapur. “Saat menyalakan kompor gas, tiba-tiba terjadi ledakan disertai api,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Ledakan dan semburan api itu melukai Marini (71), Winarni (53), dan Sulastri (60). Saksi bernama Nano pertama kali mendengar suara ledakan dari dapur. Ia segera mendatangi lokasi. “Saya melihat korban Marini keluar dari dapur dan meminta tolong,” kata Nano.
Nano lalu mengambil air dan menyiram tubuh korban. Saat masuk ke dapur, ia mendapati Winarni dan Sulastri terjatuh di lantai dengan tubuh terbakar. Nano segera menyiram dan mengevakuasi ketiga korban dari dapur.
Meski sudah dievakuasi, dapur rumah masih tercium aroma gas bocor. Untuk mencegah ledakan susulan, Nano melepas tabung gas dari regulator dan membawanya ke luar rumah.
Tim PSC 110 Trenggalek kemudian memberikan pertolongan pertama dan membawa ketiga korban ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga ledakan berasal dari kebocoran gas LPG di dapur. Gas yang memenuhi ruangan meledak saat terkena percikan api dari kompor yang dinyalakan. “Gas yang memenuhi ruangan ini meledak karena kena api saat menyalakan kompor,” imbuh Eko.
Polisi memastikan ledakan dan kobaran api tidak membakar bangunan rumah korban.
Sementara itu, Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, menyampaikan hasil observasi awal. Marini mengalami luka bakar 67%, Winarni 70%, dan Sulastri 22,5%. “Luka bakar Nyonya M dan W cukup serius, sehingga kami rujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya. Sementara Nyonya S kami observasi di Trenggalek,” jelasnya.
