Blitar, Jatim.diksiber.id – Prestasi membanggakan kembali lahir dari Kota Blitar. Faeyza Hardean Chanhenza, pelajar MTsN 1 Kota Blitar, sukses meraih medali emas dalam ajang National Science and Innovation Fair (NSIF) Universitas Indonesia 2026 melalui inovasi teknologi.
Faeyza mencuri perhatian lewat karya ilmiah berjudul “Rancang Bangun Sistem Early Warning Kebakaran Hutan Berbasis LoRa Menggunakan Multi-Sensor dan Arduino Uno”.
Inovasi tersebut menawarkan sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi kebakaran hutan dengan memanfaatkan teknologi sensor dan komunikasi LoRa.
Menariknya, prestasi Faeyza bukan kali pertama. Saat masih duduk di bangku kelas 6 SD Islam Kardina Massa Kota Blitar, ia berhasil menyabet dua juara pertama kategori Sumo Robot 1 kilogram dan 500 gram dalam International Robotic Training and Competition (IRTC) di Johor Bahru, Malaysia.
Keberhasilan tersebut membuktikan konsistensi Faeyza dalam mengembangkan bakat di bidang sains, teknologi, dan robotika sejak usia dini.
Kini, melalui prestasi riset nasional, Faeyza kembali mengharumkan nama sekolah sekaligus Kota Blitar.
Kisah Faeyza menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa kreativitas, kerja keras, dan semangat berinovasi mampu mengantarkan pelajar daerah meraih prestasi hingga tingkat internasional.