Blitar – Aksi penipuan menggunakan uang palsu atau uang mainan kembali meresahkan para pedagang lansia di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Para pelaku kejam ini dengan sengaja memburu korban yang rentan, terbukti dari tiga video viral yang menunjukkan pedagang lanjut usia menjadi korban tipu daya bermodus uang mainan.

Satu per satu korban berjatuhan. Setelah pedagang kerupuk bernama Semarah mengalami penipuan, giliran Mbah Jirah, pedagang bunga tabur asal Desa Ngrobyong, yang kehilangan uang asli akibat uang mainan pecahan Rp 100 ribu. Tak berhenti di situ, seorang pedagang jamu keliling di Desa Kedawung pun bernasib sama dengan kerugian senilai Rp 100 ribu.

Polres Blitar Kota bergerak cepat menangani kasus ini. Meskipun hingga kini belum ada laporan resmi dari para korban, aparat kepolisian tidak tinggal diam. Mereka langsung melakukan penyelidikan atas dugaan penipuan yang telah meresahkan warga.

“Kami menindaklanjuti adanya dugaan penggunaan uang palsu atau mainan di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Satreskrim langsung menerjunkan anggota untuk mencari kebenaran informasi tersebut,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar, Senin (30/3/2026).

Samsul menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih mendalam. Menurutnya, modus operandi yang digunakan para pelaku cenderung seragam. Pelaku membeli dagangan dari pedagang lansia menggunakan uang mainan, lalu menerima uang asli sebagai kembalian.

“Kalau berdasarkan beberapa video yang viral, modusnya sama. Mereka membeli barang dari pedagang yang sudah lansia, kemudian menukar dengan uang asli. Kemungkinan orangnya sama,” tegasnya.

Polisi kini tengah menelusuri tiga video viral yang beredar. Penyidik juga akan meminta keterangan dari para saksi di lokasi kejadian serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Dugaan sementara pelaku adalah seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor sambil membawa anak. Saat ini masih kami telusuri, semoga segera kami tangkap,” terang Samsul.