Blitar – Sebuah kebakaran melanda tempat penetasan puyuh milik Yudianto (43) di Desa Bacem, RT 02 RW 02, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, pada Selasa (11/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.
Menurut keterangan saksi mata, Toni (25) dan Ngatenan (55), yang sedang bekerja membangun pondok di dekat lokasi, mereka melihat asap mengepul dari belakang rumah Yudianto. Saat kejadian, rumah dan tempat penetasan puyuh dalam keadaan kosong. Yudianto sendiri sedang berada di kandang puyuh lain yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera berusaha memadamkan api. Yudianto dan istrinya, Yuni, yang tiba di lokasi setelah dihubungi, mendapati tempat penetasan puyuh sudah ludes terbakar.
Kapolsek Ponggok, AKP Tri Muliarso , menjelaskan bahwa pihaknya telah mendatangi TKP, menghubungi petugas Reskrim dan Pamapta Polres Blitar Kota, serta menghubungi Damkar untuk memadamkan api. Petugas juga telah melakukan pengamanan dan pengumpulan bahan keterangan dari korban dan saksi.
“Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa bangunan yang terbakar adalah kandang penetasan puyuh berukuran 5×10 meter yang berisi 20 oven penetasan. Saat kejadian, oven-oven tersebut dalam keadaan kosong karena sudah seminggu tidak digunakan,” ujar AKP Tri Muliarso.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara adalah adanya korsleting listrik atau faktor kelalaian lainnya.
AKP Tri Muliarso mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah atau tempat usaha dalam keadaan kosong. Pastikan semua peralatan listrik dalam keadaan mati dan tidak ada sumber api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
