Blitar– Ribuan takjil ludes dalam hitungan menit. Aksi sosial yang digelar SMP Negeri 7 Blitar pada Sabtu (14/3/2026) sore berhasil menyedot perhatian para pengguna jalan di Kota Blitar. Bukan sekadar bagi-bagi takjil, kegiatan ini menjadi simbol penutupan kegiatan Pondok Ramadan di sekolah tersebut.

Para siswa dan dewan guru terlihat antusias berdiri di pinggir jalan, menyapa ramah para pengendara motor dan mobil yang melintas. Satu per satu takjil berpindah tangan, dibalas dengan senyuman dan ucapan terima kasih dari masyarakat yang tengah dalam perjalanan menuju rumah untuk berbuka.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat luar biasa. 1000 paket takjil yang kami siapkan habis tidak lebih cepat, Ini bukti bahwa kebersamaan di bulan suci sangat dirasakan oleh semua kalangan,” ujar Saiful Salim, Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Blitar, saat ditemui di sela-sela acara.

Lebih lanjut, Saiful Salim menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang tidak hanya bertujuan untuk berbagi, tetapi juga sebagai pendidikan karakter bagi siswa.

“Ini adalah praktik langsung dari pelajaran agama. Kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan kepekaan sosial kepada siswa. Melihat antusiasme mereka hari ini, kami yakin nilai-nilai kebaikan ini akan terus terbawa hingga mereka dewasa. Ini juga menjadi pembuka yang sempurna untuk rangkaian kegiatan Pondok Ramadan kami,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung di depan gerbang sekolah ini berjalan lancar dan meriah. Kejadian 1000 takjil yang cepat habis ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial warga yang kebetulan melintas dan menerima takjil.

Dengan aksi ini, SMP Negeri 7 Blitar tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga kehangatan dan senyuman di bulan yang penuh berkah.