Bangkalan – Menjelang pendistribusian perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan menggelar tasyakuran yang dikemas dengan doa bersama.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ikhtiar agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Mitra SPPG dari Yayasan Kemala Bhayangkari, Muhammad Fahad, menyampaikan bahwa doa bersama ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh penerima.
“Di hari Jumat yang penuh berkah ini, kami berharap Allah SWT memberikan kelancaran dan keberkahan. Kami berkomitmen menghadirkan makanan yang bergizi dan berkualitas sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Fahad, Jumat (30/01/26).
Fahad menegaskan, selain menjaga kualitas dan kandungan gizi makanan, pihaknya juga melibatkan tenaga kerja dan relawan dari masyarakat sekitar.
“Dengan menyerap tenaga lokal, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mendongkrak perekonomian warga sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Langkap Burneh, Eko Wahyu, menjelaskan bahwa pendistribusian perdana MBG akan dilaksanakan pada Senin (02/02/26). Pada tahap awal, program ini menyasar 12 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD hingga SMA/MA.
“Untuk minggu pertama, kami akan menyalurkan sebanyak 1.224 porsi. Pendistribusian dilakukan secara bertahap agar berjalan optimal,” jelas Eko.
Tak hanya menyasar pelajar, program MBG juga diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang terdata di Posyandu Desa Jambu. Pendistribusian bagi kelompok ini dilakukan secara bersamaan.
“Pada minggu berikutnya, jumlah distribusi akan kami tingkatkan menjadi sekitar 2.100 porsi,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Camat Burneh, Erwin Yousoef, berharap program MBG dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh penerima, sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Ke depan, kami akan mengumpulkan seluruh Kepala SPPG, mitra dan korcam untuk melakukan pemerataan agar tidak menimbulkan persoalan. Saat ini di Kecamatan Burneh sudah terdapat tujuh SPPG dan akan terus bertambah hingga sepuluh SPPG,” pungkasnya.
