Blitar – Hujan deras memicu tanah longsor di Blitar pada Minggu (18/1) malam. Kejadian di tepi sungai Jalan CR Soekandar, Kelurahan Bendogerit ini langsung mengancam keselamatan warga. Satu rumah warga milik Sri Utami (63), nyaris terseret arus, sementara sebuah jembatan penghubung terpaksa ditutup total.

Bencana ini memberikan dua dampak langsung bagi masyarakat. Pertama, pondasi sebuah rumah warga menjadi sangat rawan. Kedua, akses transportasi warga terputus karena penutupan jembatan.

Longsoran terjadi di tebing sungai yang menjadi batas antara Kelurahan Bendogerit dan Sananwetan. Material tanah yang ambles menggerus bagian tepi, mendekati pondasi rumah Sri Utami.

Tim gabungan kelurahan dan kecamatan segera mengevakuasi penghuni rumah tersebut. Keluarga itu kini mengungsi sementara ke tempat kerabat terdekat demi keselamatan.

“Kami memprioritaskan keselamatan jiwa. Penghuni sudah kami amankan terlebih dahulu,” ujar Lurah Sananwetan, Zunani.

Tidak hanya permukiman, infrastruktur jalan juga terdampak. Tim menemukan retakan pada struktur jalan di area sebelum jembatan penghubung.

“Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan pengguna jalan adalah yang utama, dan kami mengambil langkah darurat seperti Memasang garis polisi dan pembatas di zona bahaya dan melaporkan kejadian ini kepada Dinas PUPR Kota Blitar untuk penanganan teknis,” tegas Zunani.