Sampang – Sorotan tajam kini mengarah ke pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Mat Terbang, pemuda aktivis asal Desa Majangan, melayangkan tuntutan tegas: ia meminta Inspektorat Kabupaten Sampang segera melakukan audit investigasi menyeluruh di 14 desa se-kecamatan itu.
Dua titik masalah menjadi perhatian utama. Pertama, dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) tahap pertama yang mengakibatkan banyak proyek pembangunan cepat rusak. Kedua, adanya indikasi kuat penyalahgunaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun 2025.
“Inspektorat harus turun tangan sekarang! Lakukan audit investigasi terhadap pengelolaan keuangan di 14 desa ini. Dugaan penyimpangan DD tahap 1 dan dana BUMDes ini harus diusut tuntas,” tegas Mat Terbang dengan suara lantang, Jumat (26/12).
Ia tidak berhenti di sana. Mat Terbang juga mendesak Camat Jrengik dan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, untuk turun langsung melakukan monitoring ke lapangan. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah akan memberikan tekanan dan memastikan transparansi.
“Saya juga mendesak Bapak Camat dan Bapak Bupati untuk turun langsung memantau desa-desa di Jrengik. Pengawasan dari pimpinan tertinggi dibutuhkan untuk mengungkap dan menindak tegas setiap penyimpangan,” imbuhnya.
Tuntutan ini merupakan bentuk konkret pengawasan masyarakat sipil terhadap tata kelola pemerintahan desa. Mat Terbang menegaskan, respons cepat dan langkah nyata pemerintah daerah menjadi kunci untuk memberantas korupsi dan menyelamatkan uang rakyat.
