Tulungagung – Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa tingkat nasional diselenggarakan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 6 hingga 8 November 2025, dalam rangka Lintang Songo Cup IV. Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yang mewakili wilayah masing-masing, termasuk Kediri, Ponorogo, Trenggalek, Bojonegoro, Malang, dan tuan rumah Tulungagung.

Berbagai kategori lomba, seperti tunggal, regu, dan solo kreatif, dipertandingkan dalam ajang ini untuk memperebutkan gelar juara tingkat nasional. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi dan pembinaan ukhuwah islamiah antaranggota Pagar Nusa, yang sesuai dengan pesan dari pendiri perguruan, KH. Ma’sum Jauhari.

Dalam acara tersebut, Wakil Ketua Panitia, Erik, menjelaskan bahwa kejuaraan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang akan dilaksanakan secara rutin di UIN Tulungagung. “Kejuaraan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus mengembangkan dan memajukan Pencak Silat Pagar Nusa, serta mempererat tali persaudaraan antar anggota,” ungkap Erik, Jumat (7/11).

Gus Sholah, Gus Am, Gus Nabil Harun, serta sejumlah tokoh penting lainnya dari pimpinan pusat juga turut hadir dalam acara ini untuk memberikan dukungan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka, tetapi juga memperkuat hubungan antaranggota Pagar Nusa di seluruh Indonesia.

Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa tingkat nasional ini diharapkan menjadi ajang yang terus berkembang, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas latihan dan prestasi Pencak Silat Pagar Nusa di tingkat nasional, serta memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat. “Semoga kejuaraan ini dapat dilaksanakan dengan lebih baik di tahun-tahun mendatang dan tetap istiqamah dalam pengabdian,” tutup Erik.(Ardi)