Bangkalan, jatim.diksiber.id – Ajang Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ Kabupaten Bangkalan 2026 melahirkan babak baru yaitu Test Performance & Talenta. Salah satu peserta cilik yang sukses mencuri perhatian juri adalah Alya Nabilah Zamroni, siswi kelas IV SDIT Asshomadiyah Burneh, yang berhasil mengamankan posisi dalam 20 besar dan siap melaju ke babak Grand Final.
Keberhasilan Alya tidak lepas dari ketekunan serta tekad kuatnya untuk menggali potensi diri sejak usia dini. Di balik ketenangannya di atas panggung, tersimpan semangat besar untuk menunjukkan kelebihan dan meraih prestasi di bidang seni budaya Madura.

Alya Nabilah Zamroni mengaku senang dan terharu atas capaiannya yang diraih saat ini. Ia akan terus memberikan yang terbaik hingga menjadi yang terbaik di ajang Cong Kene’ Bhing Ana’.
“Saya akan menampilkan yang terbaik untuk orang tua dan keluarga tercinta saya. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik,” ucapnya, Selasa (12/10/26).
Sementara itu, Orang Tua Alya, Zamroni mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap pemerintah daerah yang telah menginisiasi acara ini. Menurutnya, kompetisi seperti ini merupakan ruang yang sangat krusial bagi tumbuh kembang anak-anak di Bangkalan.
Ia juga berharap ajang ini bisa menjadi pemantik motivasi yang lebih luas bagi institusi pendidikan dan generasi muda lainnya di Bangkalan.
“Harapannya ke depan, mudah-mudahan ini bisa memacu semangat anak-anak SD khususnya, agar bisa lebih bersemangat lagi, lebih kreatif lagi, dan lebih inovatif lagi,” ujar Zamroni.
Sebagai orang tua, Zamroni menegaskan bahwa keikutsertaan Alya dalam ajang pemilihan duta budaya cilik ini bukan didasari oleh ambisi yang berlebihan, melainkan murni keinginan sang anak untuk berprestasi.
“Anak saya itu bukan orang yang ambisius. Dia hanya mau mengembangkan talentanya, ingin menonjolkan kelebihannya, dan ingin berprestasi. Yang jelas itu, titik beratnya adalah prestasi. Dia tekun dan ingin bahwa dirinya mempunyai kelebihan,” jelasnya.
Menghadapi babak Grand Final yang akan digelar pada 20 Oktober 2026 mendatang di Gedung Rato Ebu, Zamroni mengaku akan mempersiapkan putrinya dengan latihan yang lebih matang tanpa memberikan beban psikologis yang berat.
“Kami selaku orang tua hanya mendukung apa yang menjadi keinginan anak. Anak ingin ini, anak mau itu, ya kami hanya mengantarkan dan mendukung maksimal. Bukan hanya mendukung lahirnya, batinnya pun juga kami dukung sepenuhnya,” pungkasnya.