Blitar – Warga Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, dibuat geger oleh penemuan mayat pria tergantung di rumpun bambu. Korban berinisial S (50), warga asli Kalimantan Selatan (Kalsel). Polisi menduga tekanan masalah asmara menjadi pemicu utama aksi nekat tersebut.

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saeful Muheni, mengungkapkan bahwa jasad S pertama kali ditemukan warga Dusun Buneng, Desa Boro. Lokasinya tepat di tengah rumpun bambu yang cukup rimbun.

“Dari sejumlah saksi dan keluarga, korban sedang dilanda persoalan asmara. Diduga itu yang membuatnya nekat mengakhiri hidup,” ujar Muheni, Kamis (21/5/2026).

S diketahui sudah tidak memiliki rumah tinggal. Setelah menjual rumahnya di Banjarbaru, Kalsel, korban memilih menumpang di rumah salah seorang warga Blitar.

Peristiwa ini terungkap pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Polisi menerima laporan warga yang pertama kali melihat tubuh S tergantung.

Tim Inafis Polres Blitar langsung melakukan pemeriksaan. Hasilnya, petugas tidak menemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Muheni menambahkan, korban diperkirakan meninggal dunia 24 jam sebelum warga menemukannya. Pihak keluarga juga tidak mengizinkan otopsi terhadap jenazah S.