Tulungagung – Kasus gangguan kesehatan diduga terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, sejumlah siswa SMKN 2 Boyolangu dan MAN 2 Tulungagung melaporkan gejala keracunan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat langsung melakukan penyelidikan.

Dinkes Tulungagung menerima laporan pada Jumat (23/1/2026) pagi. Keluhan siswa seperti diare masih ditangani di UKS. Menurut Kepala Bidang P2P Aris Setiawan, pihaknya belum memastikan hubungannya dengan MBG. Pasalnya, beberapa pelajar yang tidak makan MBG juga mengalami gejala serupa. Data awal ini masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dinkes kemudian mengambil dua langkah utama. Pertama, tim mengambil sampel makanan MBG dari distributor SPPG Karangrejo 2. Sampel nasi, ayam, dan lauk lainnya akan menjalani uji lab di BBLK Surabaya.

Kedua, tim melakukan Survei Epidemiologi di kedua sekolah. Tujuannya untuk memantau perkembangan kasus dan mencegah penambahan kejadian. Hingga kini, belum ada laporan siswa yang dirujuk ke puskesmas.